Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menghadirkan sejumlah infrastruktur dasar untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang melibatkan 150 personel gabungan tersebut mencakup pembangunan Gereja Rehebot di SP B Wanggar Sari, rehabilitasi tiga rumah tidak layak huni, serta pembangunan lima sumur bor.
Selain pekerjaan fisik, program ini juga menyediakan layanan kesehatan gratis, pasar murah, dan penyuluhan wawasan kebangsaan bagi warga.
Pelaksanaan TMMD menjadi bagian dari kerja sama antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Nabire, serta instansi terkait dalam mempercepat pembangunan di wilayah distrik. Penetapan Wanggar sebagai lokasi kegiatan dilakukan berdasarkan arahan Bupati Nabire, terutama untuk menjawab kebutuhan fasilitas dasar dan memperbaiki kondisi lingkungan yang masih memerlukan perhatian.
Dengan pendekatan terpadu, program ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian bangunan, tetapi juga memperkuat akses masyarakat terhadap layanan sosial dan edukasi.
Infrastruktur Dasar Menjawab Kebutuhan Warga
Sebagaimana disadur dari ANTARA News Papua Tengah, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto menjelaskan bahwa sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan Gereja Rehebot, perbaikan tiga rumah tidak layak huni, dan pembangunan lima sumur bor. Infrastruktur tersebut dipilih karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari tempat ibadah yang layak hingga akses terhadap air bersih.
Pembangunan fasilitas air juga berpotensi mendukung peningkatan kesehatan lingkungan dan mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan domestik.
Pembangunan Gereja Rehebot di Wanggarsari menjadi salah satu sasaran utama karena pekerjaan bangunan tersebut sebelumnya telah dimulai oleh jemaat, tetapi belum sepenuhnya selesai. Melalui pelaksanaan TMMD, pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan peribadatan dan aktivitas sosial masyarakat. Rehabilitasi tiga rumah tidak layak huni juga diarahkan untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas tempat tinggal warga penerima manfaat.
Kolaborasi dan Keberlanjutan Pembangunan
Bupati Nabire Mesak Magai menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang turut mendukung pembangunan daerah melalui TMMD. Menurut dia, keterlibatan lintas lembaga dapat mempercepat penyediaan fasilitas masyarakat, termasuk sarana air bersih, sanitasi, tempat ibadah, dan kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan. Pemerintah Kabupaten Nabire juga merencanakan program serupa di dua wilayah lain pada tahun berikutnya, sehingga manfaat kemitraan pembangunan dapat diperluas ke kawasan yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan nonfisik turut memperkuat dampak sosial program melalui penyuluhan, layanan kesehatan gratis, dan pasar murah yang terbuka bagi masyarakat Wanggar Sari secara umum. Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun dimanfaatkan dan dirawat bersama setelah pekerjaan selesai.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan dalam waktu yang ditetapkan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dan pemerintah daerah menjaga keberlanjutan fasilitas untuk mendukung kesejahteraan warga Wanggar.

