Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura menyiapkan tempat pemasaran bagi perajin noken sebagai langkah memperluas akses penjualan sekaligus memperkuat usaha kerajinan lokal. Fasilitas tersebut akan ditempatkan di gerai milik pemerintah daerah di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, serta sejumlah lokasi penjualan yang tersebar di Kota Jayapura.
Kebijakan ini ditujukan untuk membantu perajin memperoleh ruang pemasaran yang lebih mudah dijangkau konsumen dan wisatawan.
Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert Awi mengatakan perajin noken tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan tempat untuk memasarkan hasil produksinya. Pemerintah daerah, menurut dia, akan terus berupaya menyediakan saluran penjualan yang dapat mendukung keberlanjutan usaha para perajin. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sektor usaha kecil berbasis kerajinan dan pemanfaatan potensi ekonomi lokal.
Memperluas Akses Pasar Kerajinan Lokal
Sebagaimana disadur dari ANTARA News Papua, Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura tidak hanya menyiapkan lokasi pemasaran di wilayah kota, tetapi juga mengupayakan perluasan pasar ke luar daerah. Rencana itu membuka peluang agar noken yang diproduksi perajin Jayapura dapat dipasarkan melalui jaringan penjualan di daerah lain. Dengan demikian, pemasaran tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung ke sentra produksi atau lokasi penjualan di Kota Jayapura.
Gerai di Bandar Udara Sentani memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu titik pergerakan masyarakat dari dan menuju Papua. Penempatan produk di lokasi tersebut dapat memperkenalkan noken kepada penumpang, wisatawan, serta calon pembeli dari luar daerah. Sementara itu, lokasi penjualan lain yang tersebar di Kota Jayapura diharapkan dapat membentuk jaringan pemasaran yang lebih dekat dengan konsumen dan mendukung kesinambungan transaksi bagi perajin.
Pelatihan Mendorong Peningkatan Keterampilan
Persiapan pemasaran itu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas perajin. Sebelumnya, sebanyak 20 perempuan yang berdomisili di Distrik Heram, Abepura, Kota Jayapura, mengikuti pelatihan pembuatan noken. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan merajut berbagai jenis noken berbahan benang dengan pilihan ukuran kecil, sedang, hingga besar.
Pelatihan dan penyediaan tempat pemasaran membentuk rangkaian dukungan yang saling melengkapi bagi pengembangan usaha kerajinan. Keterampilan produksi membantu perajin menghasilkan variasi produk, sedangkan akses pasar memberi peluang agar hasil kerajinan dapat dikenal dan terjual secara lebih luas. Ke depan, keberhasilan program ini akan ditentukan oleh kesinambungan pendampingan, ketersediaan lokasi penjualan, serta kemampuan menjaga kualitas dan konsistensi produksi noken.
