Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan pembangunan Taman Numbay sebagai ruang publik baru di sepanjang garis pantai depan Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura. Taman yang dirancang sebagai area rekreasi, olahraga, dan interaksi warga itu ditargetkan mulai dikerjakan pada pertengahan 2027 apabila seluruh tahapan perencanaan berjalan tanpa hambatan. Kehadirannya diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas publik yang sehat, aman, dan representatif di ibu kota provinsi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Provinsi Papua, Muflih Musaad, mengatakan rencana pembangunan Taman Numbay telah masuk dalam agenda pembangunan lima tahun daerah. Lokasinya direncanakan membentang dari depan kantor Bapperida hingga kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua. Penempatan taman di kawasan tersebut juga berpotensi memperkuat fungsi kawasan pusat pemerintahan sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Ruang Publik dengan Fasilitas Rekreasi dan Olahraga
Sebagaimana disadur dari topikpapua.com, Muflih menyebut Taman Numbay merupakan bagian dari komitmen Gubernur Papua Matius D. Fakhiri untuk menghadirkan taman yang layak bagi warga. Rancangan fasilitasnya mencakup area bermain anak, tempat berolahraga, lintasan bersepeda, jalur joging, jalur pejalan kaki, serta ruang istirahat. Pemerintah daerah juga menyiapkan area kuliner yang dapat menampung jajanan lokal Papua, tempat makan dan minum, serta fasilitas pendukung lainnya.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa Taman Numbay tidak hanya diarahkan sebagai taman penghias kawasan pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang aktivitas publik yang dapat digunakan lintas kelompok usia. Jalur olahraga dan pejalan kaki akan memberi pilihan kegiatan fisik yang mudah dijangkau warga, sementara area bermain anak dan tempat beristirahat mendukung pemanfaatan taman sebagai ruang keluarga.
Kehadiran area kuliner juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk makanan dan minuman kepada pengunjung.
Menjawab Kebutuhan Warga Jayapura
Rencana pembangunan ini mendapat tanggapan positif dari warga Kota Jayapura. Retta, salah seorang warga, menilai kota tersebut membutuhkan taman yang dapat menjadi tempat berkumpul sekaligus mendorong kegiatan positif masyarakat. Ia berharap pembangunan segera direalisasikan agar warga memiliki ruang terbuka yang dapat digunakan untuk rekreasi dan beraktivitas tanpa harus mengakses fasilitas yang jauh dari pusat kota.
Apresiasi serupa disampaikan Markus, pemuda yang memiliki minat pada olahraga bola basket. Ia menilai rancangan fasilitas olahraga, termasuk lapangan basket dan lintasan bersepeda, dapat membantu warga yang selama ini menghadapi keterbatasan tempat berlatih. Bagi kalangan muda, ruang olahraga yang terbuka dan mudah diakses berpotensi mendukung kebiasaan hidup aktif sekaligus menyediakan lingkungan yang lebih produktif untuk berkegiatan.
Ke depan, keberhasilan Taman Numbay akan ditentukan oleh kesiapan perencanaan teknis, penganggaran, pelaksanaan konstruksi, serta pengelolaan setelah taman beroperasi. Pemprov Papua perlu memastikan aspek keselamatan, aksesibilitas, kebersihan, pemeliharaan fasilitas, dan keterlibatan pelaku usaha lokal masuk dalam desain pengelolaan kawasan. Dengan perencanaan yang konsisten, Taman Numbay dapat menjadi infrastruktur sosial yang memperkuat kualitas ruang kota, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kenyamanan warga Jayapura.
