Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D. menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-7 Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu, 14 Oktober 2026. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi antarsatuan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Sinergi pertahanan dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan tugas negara berlangsung terpadu, profesional, dan tetap berorientasi pada perlindungan masyarakat.
Pangkodau III tiba di Baseops Lanud Yohanis Kapiyau bersama Asisten Operasi Kaskodau III dan Komandan Polisi Militer Kodau III. Rombongan disambut Kapoksahli Kogabwilhan III Marsma TNI Dr. Moh.
Apon, Waasops Kogabwilhan III Kolonel Pnb Andi Nur Abadi, serta Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Kolonel Pnb Taufik Andriadi. Sejumlah pejabat Kogabwilhan III dan Lanud Yohanis Kapiyau turut hadir dalam penyambutan tersebut, yang mencerminkan keterhubungan kerja antarkomando di kawasan timur Indonesia.
Koordinasi Terpadu Menjaga Stabilitas Wilayah
Rangkaian kegiatan HUT ke-7 Kogabwilhan III diawali dengan lomba menembak pistol dan senapan di Lapangan Tembak Yonif 754/Eme Neme Kangasi. Dalam perlombaan kategori perwira tinggi untuk nomor Senapan Dueling Flat, Pangkodau III meraih juara kedua. Juara pertama diraih Dankodaeral XI Laksda TNI Joko Andriyanto, sedangkan juara ketiga ditempati Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto.
Selain menjadi kegiatan pembinaan kemampuan, perlombaan tersebut memperkuat interaksi dan soliditas antara unsur-unsur TNI yang menjalankan tugas di Papua. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan hasil operasi dan sesi foto bersama. Berdasarkan informasi yang disadur dari TNI AU, seluruh rangkaian itu menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan, pertukaran informasi, serta koordinasi dalam merespons dinamika keamanan secara terukur.
Agenda berikutnya ditutup dengan konferensi pers yang disampaikan Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto bersama awak media. Dalam kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan III memaparkan hasil pelaksanaan operasi, termasuk barang bukti yang diperoleh dari penindakan terhadap kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sejumlah wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir.
Penyampaian informasi kepada publik menjadi bagian dari akuntabilitas pelaksanaan tugas, sekaligus memberikan gambaran mengenai upaya TNI dalam menjaga keamanan dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keamanan sebagai Fondasi Pembangunan Daerah
Penguatan sinergi pertahanan memiliki arti strategis bagi keberlanjutan pembangunan di Papua. Kondisi keamanan yang terjaga membantu menciptakan ruang yang lebih baik bagi pelayanan pemerintahan, distribusi kebutuhan masyarakat, aktivitas pendidikan dan kesehatan, serta pergerakan ekonomi daerah. Dalam konteks wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sosial yang kompleks, koordinasi antarsatuan menjadi salah satu unsur penting agar respons terhadap persoalan keamanan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Melalui Kogabwilhan III, berbagai unsur TNI diarahkan untuk bekerja dalam kerangka koordinasi terpadu sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Pendekatan ini mendukung kesiapan personel sekaligus memperkuat perlindungan terhadap masyarakat di wilayah tugas. Stabilitas yang diupayakan tidak hanya berkaitan dengan pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi prasyarat bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, membuka peluang kegiatan ekonomi, serta meningkatkan kualitas layanan publik secara berkelanjutan.
Peringatan HUT ke-7 Kogabwilhan III di Timika menegaskan pentingnya soliditas, profesionalisme, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan keamanan di Papua. Ke depan, sinergi antarsatuan TNI perlu terus dijaga melalui koordinasi yang konsisten, pelaksanaan operasi yang terukur, dan komunikasi publik yang bertanggung jawab. Dengan dukungan situasi yang aman dan kondusif, agenda pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua memiliki fondasi yang lebih kuat untuk dijalankan secara berkesinambungan.