TNI akan menambah enam Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Papua Tengah sehingga seluruh delapan kabupaten di provinsi tersebut nantinya masing-masing memiliki satu batalyon.
Danrem 173/Praja Vira Braja (PVB) Brigjen TNI Vivin Alvianto mengatakan saat ini sudah terdapat dua Batalyon TP, yakni Batalyon TP 804 di Nabire dan Batalyon TP 820 di Timika.
“Akan dibentuk enam batalyon tambahan, batalyon baru, yaitu enam Batalyon Teritorial Pembangunan. Ada seluruh kabupaten memiliki satu batalyon nanti,” kata Vivin pada wartawan di Makodim 1705/Nabire, Senin (5/10/2026).
Ia mengatakan personel untuk enam batalyon tambahan tersebut direncanakan tiba pada 9 Oktober.
Pasukan untuk Batalyon TP yang akan ditempatkan di Dogiyai, Deiyai, dan Paniai akan tiba melalui Nabire. Sementara personel untuk batalyon yang ditempatkan di Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya akan tiba melalui Timika.
Dengan penambahan tersebut, kata Vivin, Papua Tengah nantinya memiliki delapan Batalyon TP yang tersebar di seluruh kabupaten.
Vivin menjelaskan Batalyon TP tidak hanya memiliki fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan serta ketahanan pangan di wilayah teritorialnya.
Dalam bidang pertahanan dan keamanan, Batalyon TP memiliki tugas menjaga kedaulatan negara serta mempertahankan wilayah darat dari berbagai ancaman.
Sementara dalam bidang ketahanan pangan, personel akan terlibat dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, termasuk mengoptimalkan lahan tidur untuk mendukung program nasional.
“Begitu juga pembangunan wilayah, membantu pembangunan infrastruktur dasar, konstruksi, dan pelayanan kesehatan di daerah teritorial masing-masing,” ujarnya.
Vivin mengatakan penempatan sejumlah batalyon tersebut masih membutuhkan dukungan pemerintah daerah, khususnya terkait penyediaan lokasi untuk markas satuan.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pemerintah kabupaten dapat membantu menyiapkan lokasi bagi batalyon yang hingga kini belum memiliki tempat definitif.
“Kita berharap nanti dari pemerintah daerah memberikan dukungan untuk tempatnya batalyon-batalyon TP ini. Ada beberapa yang belum fix. Nanti mohon bantuan dari Pak Gubernur maupun Pak Bupati,” katanya.