Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang meminta seluruh prajurit menjaga hubungan baik dengan masyarakat di wilayah teritorial pembinaan. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin kegiatan jam komandan kepada 80 prajurit Kodim 1702/Jayawijaya di Wamena, Kamis. Ia menekankan pentingnya sikap profesional, kedisiplinan, dan kemampuan membangun komunikasi yang sehat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kewilayahan.
Menurut Ilham, prajurit perlu menghindari berbagai bentuk permasalahan, baik dengan masyarakat, sesama prajurit TNI, maupun anggota Polri. Sikap tersebut tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga nama baik pribadi dan satuan. Dalam konteks pembinaan wilayah, hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan mendukung berbagai agenda pelayanan serta pembangunan daerah.
Menjaga Kepercayaan dalam Pembinaan Wilayah
Berdasarkan informasi yang disadur dari ANTARA News Papua, Dandim mengingatkan agar setiap prajurit mampu menempatkan diri secara tepat ketika berinteraksi dengan masyarakat maupun unsur keamanan lainnya. Ia meminta personel tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memicu konflik atau merusak kepercayaan publik terhadap institusi TNI. Hubungan yang terjaga secara profesional akan memperkuat koordinasi di lapangan dan membantu satuan menjalankan tugas secara lebih efektif.
Ilham menegaskan bahwa menghindari persoalan dengan masyarakat, sesama anggota TNI, dan Polri merupakan wujud tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Pesan itu juga menempatkan etika, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap sesama sebagai unsur penting dalam menjaga soliditas aparat. Dengan pendekatan tersebut, keberadaan prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah Jayawijaya.
Momentum Peralihan Kepemimpinan
Kegiatan jam komandan tersebut sekaligus menjadi momentum perpisahan Ilham dengan seluruh prajurit Kodim 1702/Jayawijaya menjelang pelaksanaan serah terima jabatan. Ia menyampaikan bahwa pengarahan itu merupakan kesempatan terakhir yang diberikan kepada personel sebelum proses pergantian kepemimpinan. Pelaksanaan serah terima jabatan sebelumnya telah diupayakan untuk ditunda, namun berdasarkan keputusan pimpinan, kegiatan tersebut dimajukan dan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Ilham juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh prajurit apabila selama kurang lebih 10 bulan memimpin Kodim 1702/Jayawijaya terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan. Pernyataan tersebut mencerminkan pentingnya komunikasi terbuka dan penghargaan terhadap seluruh anggota dalam menjaga kekompakan satuan.
Setelah pergantian kepemimpinan, arahan mengenai hubungan baik dengan masyarakat, koordinasi antarlembaga, dan pelaksanaan tugas secara bertanggung jawab diharapkan tetap menjadi landasan kerja prajurit di wilayah tersebut.
